CIREBON - Suara bising knalpot kendaraan bermotor yang melanggar spesifikasi teknis kerap mengusik ketenangan warga di Cirebon. Menjawab keresahan ini, Kepolisian Sektor (Polsek) Lemahabang, Polresta Cirebon, secara gencar menggelar penertiban. Langkah ini diambil demi menjaga ketertiban, keamanan, dan ketentraman di tengah masyarakat, sekaligus menjalankan instruksi pimpinan Polri.
Beberapa waktu lalu, dalam kegiatan patroli rutin di Jalan Lemahabang, petugas mendapati sejumlah sepeda motor yang terparkir dengan knalpot tak sesuai standar. Knalpot-knalpot tersebut menghasilkan suara yang mengganggu, bahkan langsung dicopot di tempat oleh petugas.
AKP Dr. Yuliana S.A.B., M.SI., selaku Kapolsek Lemahabang Polresta Cirebon, menegaskan komitmen anggotanya dalam memantau kendaraan berknapot bising.
"Anggota kami pada saat pelaksanaan tugas patroli selalu memonitor setiap kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, dan bilamana ditemukan maka kendaraan tersebut dihentikan serta digiring ke Polsek Lemahabang Polresta Cirebon untuk dilakukan pencopotan, bahkan apabila memungkinkan maka langsung dilakukan pencopotan di tempat, dengan tetap mengedepankan bahasa yang simpatis dan santun, " ucapnya.
Melalui upaya ini, Polsek Lemahabang berharap wilayah hukumnya terbebas dari polusi suara akibat knalpot brong. Respons positif dari masyarakat menjadi bukti nyata bahwa kegiatan ini sangat dinantikan dan disambut baik.
Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., melalui Kapolsek Lemahabang AKP Dr. Yuliana S.A.B., M.SI., menambahkan bahwa penertiban akan terus dilakukan secara humanis.
"Polsek Lemahabang akan selalu menggelar penertiban knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis baik di jalanan, di lingkungan sekolah maupun di tempat umum dengan cara humanis sehingga dapat diterima oleh pemilik kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis dan menggantinya dengan knalpot standar pabrik, dengan demikian akan tercipta Kamtibmas yang aman kondusif sesuai harapan pimpinan Polri dan masyarakat, " jelasnya.

Panji Rahitno